The Tingler
Seorang ahli patologi terobsesi mengungkap misteri kematian mendadak akibat ketakutan. Untuk membuktikan teorinya ia melakukan eksperimen pada seorang wanita tuna rungu-bisu yang tidak mampu menjerit, berharap menunjukkan bahwa ada kekuatan biologis yang hanya bisa diatasi lewat suara. Ketegangan muncul ketika batasan etika ilmu pengetahuan beradu dengan naluri manusia untuk bertahan hidup.
Ia menamakan entitas itu "The Tingler" — makhluk yang hidup di sepanjang sumsum tulang belakang dan berkembang ketika rasa takut menumpuk. Menurut hipotesanya, teriakan adalah pelepas tekanan yang menahan The Tingler; tanpa adanya teriakan, makhluk itu bisa mengambil nyawa. Film ini menyajikan adegan-adegan mencekam dan suasana klinis yang menambah rasa ngeri, memadukan pendekatan ilmiah dengan horor yang tak terduga.
Lebih dari sekadar monster fiksi, cerita ini mengangkat tema ekspresi emosi versus penekanan batin, serta konsekuensi ketika manusia tidak bisa atau dilarang mengekspresikan ketakutan mereka. Dengan nuansa tegang dan sentuhan dramatis, film ini menantang penonton untuk mempertanyakan apakah teriakan bukan sekadar respons instingtif, melainkan juga sebuah kebutuhan biologis yang menyelamatkan.
Available Audio
Available Subtitles
Cast
No cast information available.